FST UIN Maliki Malang – (04/06/2026) Semangat kreativitas, edukasi, dan penguatan karakter anak mewarnai pelaksanaan program BATA Batch 1 (Bangun Bareng Teknik Arsitektur) yang diselenggarakan oleh mahasiswa Program Studi Arsitektur Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di Taman Baca Masyarakat (TBM) Rumah Karakter, Karangploso, Kabupaten Malang. Mengusung tema “Arsitek Cilik: Menjelajahi Ruang dan Bentuk”, kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak sekaligus media implementasi pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung penuh keceriaan tersebut menghadirkan berbagai aktivitas edukatif yang dirancang untuk mengenalkan konsep dasar arsitektur kepada anak-anak sejak usia dini. Melalui pendekatan kreatif dan interaktif, para peserta diajak memahami ruang, bentuk, serta pentingnya lingkungan yang nyaman dan ramah bagi kehidupan sehari-hari.
Acara dibuka oleh Dr. M. Mukhlis Fahruddin, M.S.I., selaku pengelola TBM Rumah Karakter sekaligus dosen pembimbing Mata Kuliah Pancasila Program Studi Arsitektur UIN Malang. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi yang sangat positif antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui pendidikan karakter.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengimplementasikan ilmu arsitektur yang dipelajari di kampus, tetapi juga mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila seperti gotong royong, kepedulian sosial, dan semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan juga bertepatan dengan momentum peringatan Hari Lahir Pancasila, sehingga nilai-nilai kebangsaan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari seluruh rangkaian acara. Anak-anak diajak untuk belajar bekerja sama, menghargai perbedaan ide, dan menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan sekitar melalui berbagai permainan dan aktivitas kreatif.
Dalam sesi Art Time, peserta diberikan kesempatan untuk menggambar dan mewarnai rumah atau ruang impian mereka sesuai imajinasi masing-masing. Aktivitas ini tidak hanya melatih kreativitas, tetapi juga mendorong anak-anak untuk berani mengekspresikan gagasan secara visual.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi Kolase Bentuk, di mana mahasiswa memperkenalkan bentuk-bentuk geometri dasar seperti lingkaran, segitiga, dan persegi yang menjadi elemen penting dalam dunia arsitektur. Melalui permainan menyusun dan menempel berbagai bentuk berwarna, anak-anak belajar mengenali struktur bangunan secara sederhana dan menyenangkan.
Bagi mahasiswa Arsitektur UIN Malang, program BATA Batch 1 menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini juga mencerminkan karakter pendidikan di Fakultas Sains dan Teknologi yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan penguatan karakter.
Melalui kolaborasi dengan TBM Rumah Karakter, mahasiswa berupaya menunjukkan bahwa arsitektur bukan sekadar proses merancang bangunan, melainkan juga media edukasi yang dapat membantu membentuk pola pikir kreatif dan karakter positif generasi muda.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama yang penuh kehangatan. Anak-anak tampak antusias memperlihatkan hasil karya mereka, sementara para mahasiswa dan pengelola TBM berharap program serupa dapat terus berlanjut sebagai ruang belajar yang inspiratif bagi masyarakat.
Melalui BATA Batch 1, Program Studi Arsitektur Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang berdampak, mengintegrasikan ilmu pengetahuan, kreativitas, serta nilai-nilai Pancasila untuk membangun generasi masa depan yang inovatif, berkarakter, dan peduli terhadap lingkungan. (Info-FST)





