FST UIN Maliki Malang – (06/04/2026) Upaya peningkatan kualitas dan keselamatan infrastruktur pondok pesantren terus diperkuat melalui kolaborasi antara Pokja Pontren Kota Batu dan Program Studi S1 Teknik Sipil Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun kerja sama berkelanjutan antara dunia akademik dan masyarakat dalam mewujudkan tata kelola bangunan pesantren yang lebih tertib, aman, dan sesuai regulasi.
Inisiatif ini muncul sebagai respons atas meningkatnya kesadaran akan pentingnya kelayakan bangunan, khususnya pasca peristiwa runtuhnya Pondok Pesantren Alghazi yang menjadi perhatian berbagai pihak. Peristiwa tersebut menjadi pengingat akan urgensi penerapan standar keselamatan dalam pembangunan dan pemanfaatan fasilitas pendidikan berbasis pesantren.
Dalam pertemuan yang berlangsung, kedua pihak sepakat untuk melaksanakan pendampingan teknis dan administratif bagi pondok pesantren, terutama dalam proses pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Program ini akan dijalankan melalui skema Pengabdian kepada Masyarakat sebagai bentuk kontribusi nyata dari Program Studi Teknik Sipil UIN Malang.
Secara teknis, PBG merupakan bentuk persetujuan yang diberikan sebelum pembangunan dilakukan, guna memastikan bahwa rencana bangunan telah memenuhi ketentuan tata ruang, standar struktur, serta aspek keselamatan. Sementara itu, SLF merupakan sertifikat yang menyatakan bahwa bangunan yang telah selesai dibangun layak digunakan sesuai fungsinya, dengan memenuhi standar keselamatan, kenyamanan, kesehatan, dan kemudahan.
Keberadaan PBG dan SLF menjadi sangat krusial, khususnya bagi bangunan pondok pesantren yang digunakan secara intensif oleh para santri. Pemenuhan kedua aspek tersebut tidak hanya berkaitan dengan legalitas, tetapi juga merupakan langkah preventif untuk meminimalkan risiko kegagalan konstruksi yang dapat membahayakan penghuni.
Melalui kolaborasi ini, Pokja Pontren Kota Batu dan Program Studi Teknik Sipil UIN Malang berkomitmen untuk berperan aktif dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan berbasis pesantren. Sinergi antara akademisi dan masyarakat ini diharapkan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang aman, layak, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam memberikan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat. (Info-Saintek)





