FST UIN Maliki Malang – (22/08/2026) Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menghadirkan unsur kebudayaan dalam rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) FST 2026. Melalui penampilan tari tradisional yang dibawakan oleh perwakilan mahasiswa FST, fakultas memperkenalkan sekaligus menanamkan kesadaran akan pentingnya pelestarian budaya kepada mahasiswa baru.
Penampilan tari tradisional tersebut menjadi bagian dari konsep PBAK yang tidak hanya berorientasi pada pengenalan lingkungan akademik dan kemahasiswaan, tetapi juga memberikan ruang bagi penguatan nilai budaya, kreativitas, dan karakter mahasiswa.
FST UIN Malang memandang pengenalan budaya sebagai bagian penting dalam membentuk generasi akademik yang memiliki wawasan luas. Di tengah perkembangan sains dan teknologi yang semakin cepat, mahasiswa tetap perlu memiliki kesadaran terhadap identitas dan kekayaan budaya bangsa.
Pertunjukan tari yang dibawakan oleh perwakilan mahasiswa FST menjadi representasi bahwa pengembangan pendidikan tinggi tidak hanya berkaitan dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Seni dan budaya juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter serta pengembangan potensi mahasiswa.
Melalui penampilan tersebut, mahasiswa baru diperkenalkan pada seni tradisional dalam suasana yang lebih dekat dengan kehidupan kampus. Kehadiran tari tradisional di tengah kegiatan akademik juga menjadi pesan bahwa kemajuan teknologi perlu berjalan beriringan dengan upaya menjaga warisan budaya.
FST UIN Malang terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki, baik dalam bidang akademik, organisasi, seni, maupun kreativitas. Keterlibatan perwakilan mahasiswa dalam penampilan tari menjadi salah satu bentuk nyata ruang ekspresi sekaligus kontribusi mahasiswa dalam mendukung agenda pelestarian budaya.
Pengenalan tari tradisional dalam PBAK FST 2026 diharapkan dapat menumbuhkan apresiasi mahasiswa baru terhadap keberagaman budaya Indonesia. Lebih dari sekadar pertunjukan, kegiatan ini menjadi media edukasi untuk membangun kesadaran bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan budaya di tengah perubahan zaman.
Melalui PBAK 2026, Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menegaskan komitmennya untuk membangun lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam sains dan teknologi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap nilai budaya dan karakter bangsa.
Dengan demikian, PBAK menjadi ruang untuk memperkenalkan ilmu, membangun karakter, sekaligus menanamkan kesadaran bahwa kemajuan masa depan tetap berpijak pada identitas dan kekayaan budaya Indonesia. (Humas-FST)






