FST UIN Maliki Malang – (20/06/2026) Akhir pekan yang biasanya identik dengan waktu bermain dimanfaatkan secara kreatif oleh mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk menebarkan semangat literasi kepada anak-anak. Berkolaborasi dengan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Rumah Karakter, mereka sukses menyelenggarakan kegiatan “Aksi Literasi: Read Aloud & Mini Game” pada Minggu (14/06) di TBM Rumah Karakter.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB tersebut diikuti dengan penuh antusias oleh puluhan anak-anak dari lingkungan sekitar. Suasana taman baca yang biasanya tenang berubah menjadi ruang belajar yang ceria, dipenuhi tawa, semangat, dan imajinasi anak-anak yang larut dalam berbagai aktivitas literasi interaktif.
Berbeda dengan kegiatan membaca pada umumnya, para mahasiswa memperkenalkan metode Read Aloud atau membaca nyaring yang dikemas secara menarik dan komunikatif. Dengan ekspresi yang hidup, intonasi yang variatif, serta interaksi langsung dengan peserta, cerita yang dibacakan terasa lebih nyata dan mudah dipahami oleh anak-anak.
Melalui metode ini, peserta tidak hanya mendengarkan cerita, tetapi juga diajak berimajinasi, menebak alur cerita, serta memahami nilai-nilai moral yang terkandung di dalamnya. Pendekatan tersebut terbukti mampu meningkatkan perhatian dan minat anak-anak terhadap buku sejak usia dini.
Salah satu mahasiswa penyelenggara menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mengubah pandangan bahwa membaca merupakan aktivitas yang membosankan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa literasi tidak selalu identik dengan kegiatan yang serius. Membaca dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan melalui cerita, permainan, dan interaksi yang membangun rasa ingin tahu anak-anak,” ujarnya.
Setelah sesi Read Aloud, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai mini game edukatif yang dirancang untuk melatih konsentrasi, kreativitas, serta kemampuan bekerja sama. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap permainan yang diberikan oleh mahasiswa.
Selain itu, peserta juga mengikuti kegiatan mewarnai yang memberikan ruang bagi mereka untuk mengekspresikan kreativitas melalui warna dan gambar. Aktivitas ini tidak hanya melatih keterampilan motorik halus, tetapi juga membantu meningkatkan daya imajinasi dan kepercayaan diri anak-anak.
Sorak sorai dan gelak tawa peserta semakin menambah semarak suasana. Setiap permainan disisipkan pesan-pesan edukatif yang bertujuan menanamkan nilai-nilai positif sekaligus memperkuat budaya literasi sejak dini.
Kegiatan ini menjadi implementasi nyata dari peran mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi dalam mendukung pengembangan budaya baca di masyarakat. Tidak hanya mempelajari teori pengelolaan informasi di ruang kuliah, mahasiswa juga hadir secara langsung untuk memberikan kontribusi nyata melalui program literasi yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Kolaborasi dengan TBM Rumah Karakter menjadi bagian penting dalam upaya menciptakan ruang belajar yang ramah anak, inklusif, dan menyenangkan. Keberadaan taman baca masyarakat dinilai memiliki peran strategis dalam memperluas akses literasi sekaligus menjadi pusat kegiatan edukatif bagi masyarakat sekitar.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan pembagian hadiah kepada peserta yang aktif mengikuti mini game. Keceriaan yang terpancar dari wajah anak-anak menjadi bukti bahwa literasi dapat ditanamkan melalui pendekatan yang kreatif dan menyenangkan.
Melalui program “Aksi Literasi: Read Aloud & Mini Game”, mahasiswa dan TBM Rumah Karakter berharap dapat terus menumbuhkan kecintaan terhadap buku dan kegiatan membaca sejak usia dini. Semangat literasi yang tumbuh dari kegiatan sederhana ini diharapkan menjadi bekal penting bagi lahirnya generasi muda yang cerdas, kreatif, dan gemar belajar sepanjang hayat. (Info-FST)





