MIU Login

Prodi Matematika UIN Malang Kupas Tuntas Strategi Publikasi Ilmiah dan Etika AI

FST UIN Maliki Malang – (09/06/2026) Program Studi Matematika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas akademik mahasiswa melalui penyelenggaraan kuliah tamu bertajuk “Publish or Perish? Strategi Efektif Literature Review dan Scientific Writing untuk Mahasiswa” pada Senin (25/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Utara Gedung BJ. Habibie Fakultas Sains dan Teknologi ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Matematika, khususnya mahasiswa tingkat akhir yang tengah mempersiapkan tugas akhir dan publikasi ilmiah.

Kuliah tamu dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Sains dan Teknologi, Prof. Dr. Evika Sandi Safitri, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga integritas akademik di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Menurutnya, kemajuan teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana pendukung proses akademik tanpa mengabaikan prinsip-prinsip kejujuran ilmiah dan etika penelitian.

“Kecerdasan buatan dapat membantu mempercepat proses belajar dan penelitian, namun kualitas karya ilmiah tetap ditentukan oleh kemampuan berpikir kritis, integritas, dan tanggung jawab akademik penelitinya,” ungkap beliau.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber ahli, Dr. Yeva Fadhilah Ashari, M.Si, dosen dari Departemen Informatika Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Diskusi dipandu oleh Dr. Heni Widayani, M.Si selaku moderator dan berlangsung secara interaktif dengan pengantar bilingual dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Dalam pemaparannya, Dr. Yeva mengawali materi dengan mengutip pemikiran ilmuwan Muslim terkemuka, Al-Hasan Ibn al-Haytham, yang menekankan pentingnya sikap kritis dalam proses pencarian ilmu pengetahuan. Pesan tersebut menjadi landasan utama bagi mahasiswa agar tidak menerima informasi secara mentah, melainkan mampu melakukan analisis dan evaluasi secara ilmiah terhadap setiap sumber yang digunakan.

Salah satu fokus utama pembahasan adalah keterkaitan erat antara matematika dan perkembangan teknologi kecerdasan buatan. Narasumber menjelaskan bahwa berbagai inovasi AI modern, mulai dari Machine Learning, Neural Network, hingga Generative Artificial Intelligence (GenAI), dibangun di atas fondasi ilmu matematika yang kuat, seperti aljabar linear, kalkulus, statistika, probabilitas, teori graf, dan kombinatorika.

Selain itu, peserta juga dibekali strategi praktis dalam melakukan literature review yang efektif. Materi mencakup teknik pencarian artikel ilmiah bereputasi melalui berbagai basis data internasional seperti Scopus, Web of Science, Google Scholar, dan arXiv, hingga metode membaca artikel ilmiah secara sistematis untuk menemukan celah penelitian (research gap) yang dapat dikembangkan menjadi topik skripsi maupun publikasi.

Tidak hanya membahas metodologi penelitian, kuliah tamu ini juga memperkenalkan berbagai platform digital yang dapat membantu proses akademik, seperti Scopus AI, Elicit, dan NotebookLM untuk eksplorasi literatur, serta penggunaan perangkat manajemen referensi seperti Mendeley dan Zotero guna mempermudah pengelolaan sitasi dan daftar pustaka.

Menariknya, sesi diskusi juga menyoroti berbagai tantangan penggunaan Generative AI dalam dunia akademik. Dr. Yeva memberikan penjelasan mengenai fenomena hallucination pada AI yang dapat menghasilkan informasi tidak akurat, referensi palsu (fake citation), kesalahan definisi matematis, hingga potensi kebocoran data penelitian yang belum dipublikasikan.

“AI dapat menjadi alat bantu yang sangat bermanfaat, tetapi penggunaannya harus disertai verifikasi yang ketat. Peneliti tetap bertanggung jawab penuh atas setiap informasi yang digunakan dalam karya ilmiahnya,” tegasnya.

Sebagai penutup, narasumber mengulas pentingnya etika penelitian dan integritas akademik berdasarkan Permendikbudristek Nomor 39 Tahun 2021 serta pedoman internasional dari Committee on Publication Ethics (COPE). Mahasiswa diberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk pelanggaran akademik, seperti fabrikasi data, falsifikasi, plagiarisme, kepengarangan tidak sah, konflik kepentingan, dan duplicate submission, yang dapat berdampak serius terhadap karier akademik seseorang.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme. Mahasiswa aktif mengajukan berbagai pertanyaan terkait strategi publikasi ilmiah, pemanfaatan AI secara etis, hingga persiapan menghadapi dunia akademik dan riset yang semakin kompetitif.

Melalui kuliah tamu ini, Program Studi Matematika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berharap mahasiswa mampu menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, berbasis literatur yang kuat, serta menjunjung tinggi etika akademik. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya fakultas dalam mencetak generasi ilmuwan yang tidak hanya unggul dalam penguasaan sains dan teknologi, tetapi juga memiliki integritas moral dan tanggung jawab akademik yang tinggi di era transformasi digital. (Info-FST)

Berita Terkait

Artikel Terkait