MIU Login

Greener Movement HMTL FST UIN Maliki Malang: Ubah Limbah Organik Jadi Pupuk Bernilai di Desa Tlekung

FST UIN Maliki Malang – (11/05/2026) Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Maliki Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan melalui kegiatan bertajuk “Greener Movement” yang diselenggarakan di Desa Tlekung, Kota Batu 09 Mei 2026. Kegiatan ini berfokus pada pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) sebagai solusi pengelolaan limbah organik rumah tangga dan limbah pertanian secara berkelanjutan.

Program ini lahir dari kepedulian mahasiswa terhadap tingginya volume sampah organik yang berasal dari limbah dapur rumah tangga maupun sisa sayuran busuk hasil pertanian. Melalui semangat “Mengolah Limbah Sampai Tuntas dan Berkah”, HMTL mengajak masyarakat untuk mengubah cara pandang terhadap sampah, dari sekadar limbah menjadi sumber daya yang memiliki nilai ekonomi dan ekologis.

Untuk memperkuat kualitas pelatihan, kegiatan ini menggandeng Tera Plus, kelompok tani pembenah tanah yang berpengalaman dalam pengembangan pertanian berkelanjutan. Kehadiran pendamping ahli memberikan pemahaman praktis kepada masyarakat mengenai teknik fermentasi limbah organik agar dapat diolah menjadi pupuk cair berkualitas tinggi.

Dalam sesi pelatihan, peserta diajarkan proses pengolahan limbah organik mulai dari pemilahan bahan, teknik fermentasi, hingga cara penggunaan POC pada lahan pertanian. Penggunaan pupuk organik cair ini diharapkan mampu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kesuburan lahan pertanian, sekaligus mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia.

Ketua pelaksana kegiatan menegaskan bahwa program ini tidak berhenti pada pelatihan semata. Desa Tlekung direncanakan menjadi desa binaan HMTL UIN Maliki Malang sebagai bentuk komitmen jangka panjang dalam pendampingan masyarakat.

“Kami tidak hanya datang untuk memberikan pelatihan lalu selesai. Akan ada pendampingan rutin agar masyarakat benar-benar mandiri dalam memproduksi dan memanfaatkan pupuk organik cair ini,” ungkapnya.

Selain memberikan edukasi teknis, kegiatan ini juga menanamkan kesadaran ekologis kepada masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Di sisi lain, produksi POC juga memiliki potensi ekonomi karena dapat dimanfaatkan sendiri maupun dikembangkan sebagai produk bernilai jual.

Kegiatan Greener Movement menjadi implementasi nyata Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Melalui kolaborasi antara mahasiswa, praktisi pertanian, dan masyarakat, HMTL FST UIN Maliki Malang berharap gerakan ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam membangun sistem pengelolaan limbah yang mandiri dan berkelanjutan.

Dengan semangat menjaga lingkungan dan memberdayakan masyarakat, Greener Movement diharapkan mampu menjadi langkah konkret menuju desa yang lebih hijau, sehat, dan produktif di wilayah Malang Raya. (Info-FST)

Berita Terkait

Artikel Terkait