
Oleh: A’la Syauqi Bismillaahirrahmaanirrahiim Akhir-akhir ini, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) semakin dekat dengan aktivitas sehari-hari. Berbagai platform seperti ChatGPT, Google Gemini, Claude, dan DeepSeek dapat digunakan untuk menjawab pertanyaan, membantu menulis, menterjemahkan teks, merangkum dokumen, hingga berdiskusi menggunakan bahasa sehari-hari. Pengguna cukup mengetik kebutuhan atau pertanyaan, lalu AI akan meresponsnya.
Oleh: Agus Mulyono “Apakah ada Islam Ala Agus Mul” Belakangan ini ada sebuah judul buku yang ramai dibicarakan: Islam ala Prabowo. Saya tidak tahu persis apa isi bukunya, dan tulisan ini juga tidak sedang membahas isi buku tersebut. Tetapi karena judulnya menarik, jadi iseng berpikir: kalau ada Islam ala Prabowo,
Oleh: Hani Nurhayati, M.T. Pernah merasa lebih tenang dan jernih setelah berjalan kaki, berlari, atau mengikuti kelas yoga? Itu bukan sugesti. Sains menunjukkan bahwa aktivitas fisik adalah salah satu “terapi” paling murah dan paling kuat untuk kesehatan mental. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan bahwa olahraga rutin mengurangi gejala depresi dan
Oleh: Fatchurrochman Pernahkah Anda memperhatikan sekelompok semut yang sedang mengangkut sisa makanan di sudut rumah? Meskipun tidak memiliki pemimpin yang memberi komando, serangga kecil ini selalu berhasil menemukan jalur paling efisien antara sarang dan sumber makanan. Fenomena alam yang tampak sederhana ini ternyata menyimpan rahasia kecerdasan kolektif yang luar biasa.
Oleh: Nur Hayati, Meidhita Nurwigia Putri, Sri Wilujeng Istiqaroh, Ghanis Candra Puspitadewi Infopreneurship mengubah cara perpustakaan memperkenalkan layanan, koleksi, dan informasi kepada masyarakat melalui website, OPAC, dan media sosial. Perpustakaan selama ini kerap dibayangkan sebagai ruang yang tenang dengan deretan rak buku dan meja baca. Namun, di tengah perubahan kebiasaan
Oleh: Mochamad Imamudin Beberapa waktu terakhir, hampir di setiap ruang kelas, ruang dosen, bahkan ruang diskusi mahasiswa, ada satu “teman baru” yang semakin sering diajak bekerja: artificial intelligence atau AI. Dulu mahasiswa datang membawa buku, laptop, dan catatan. Sekarang ada tambahan yang hampir selalu hadir di layar: sebuah chatbot yang
Oleh: Dr. Zainal Abidin, M.Kom Semenjak kuliah di Malang, hampir setiap pulang kampung, Saya mengunjungi teman-teman yang menjadi juru kunci sekolahan. Para juru kunci ini hidupnya di sekolahan pagi, siang, bahkan malam. Mereka pulang ke rumah hanya sebentar-sebentar saja, untuk mandi atau makan, kemudian balik lagi ke sekolahan. Saya datang
Oleh: Dr. Fresy Nugroho, M.T. Bayangkan seorang mahasiswa lulus kuliah. Di tangannya ada ijazah, transkrip nilai, dan mungkin skripsi setebal beberapa ratus halaman. Lalu ketika melamar kerja, perusahaan bertanya sederhana: “Kamu bisa bikin apa?” Nah, di titik ini kadang kita semua terdiam sebentar. Bukan karena mahasiswa tidak belajar, tetapi karena
Oleh: Agus Mulyono Terlalu MengImani yang Disebut Ilmiah Ada seseorang yang sedang terkena penyakit. Sebut saja penyakit jantung dan asam urat. Karena sejak awal memang sangat percaya kepada ilmu pengetahuan, ia kemudian pergi ke dokter. Ia diperiksa, didiagnosis, diberi obat, dan menjalani perawatan sebagaimana mestinya. Beberapa waktu kemudian kondisinya membaik.
Di tengah halaman, pegagan mungkin tampak sebagai tanaman kecil yang biasa saja. Daunnya yang berbentuk menyerupai kipas dan kebiasaannya tumbuh di lingkungan yang lembap membuat tanaman ini mudah ditemukan di sekitar kita. Namun, di balik penampilannya yang sederhana, pegagan (Centella asiatica) mengandung berbagai senyawa aktif yang telah lama menarik perhatian