MIU Login

Daftar Artikel

Ketika Algoritma Bertemu Perpustakaan: Habitus, Modal Budaya, dan Budaya Informasi di Era Digital

Oleh: Ach. Nizam Rifqi, M.A. Bayangkan seorang mahasiswa yang ingin mencari informasi untuk tugas kuliahnya. Dahulu, ia mungkin datang ke perpustakaan, membuka katalog, mencari buku atau jurnal, kemudian membaca beberapa sumber. Kini, proses tersebut dapat dilakukan dalam hitungan detik melalui mesin pencari, Google Scholar, media sosial, atau kecerdasan artifisial (AI).

Buku, AI, dan Otak yang Mulai Tidak Sabar

Oleh: Anindya Gita Puspita Suatu sore, Dimas duduk di depan laptop dengan sebuah buku tebal di sampingnya. Besok pagi ia harus mempresentasikan buku tersebut di kelas, tetapi baru sekitar dua puluh halaman yang berhasil dibaca. Tangannya kemudian meraih ponsel. Beberapa menit menonton video pendek berubah menjadi hampir satu jam. Ketika

KNOWLEDGE MANAGEMENT SEBAGAI CERMINAN BUDAYA ORGANISASI YANG SEHAT

Oleh: Annisa Fajriyah Kehidupan berorganisasi, pada prinsipnya merupakan integrasi atas proses kerja yang terstruktur dengan didasarkan pada kesepahaman bersama dan komitmen untuk mencapainya, Sejumlah situasi yang sering dialami dalam konteks pengelolaan informasi pada sebuah organisasi adalah kondisi-kondisi dimana sebuah dokumen penting tiba-tiba tidak bisa ditemukan. Sebuah informasi ikut “hilang” bersama

Menjaga Amanah Arsip Melalui Cloud Computing dalam Pandangan Islam

Oleh: Firma Sahrul Bahtiar, M.Eng. Pernahkah Anda kehilangan dokumen penting karena flashdisk rusak, laptop tiba-tiba mati total, atau kertas arsip yang dimakan rayap? Di era serba digital ini, setiap hari kita memproduksi ribuan data, mulai dari foto keluarga, kontrak kerja, hingga dokumen legal. Mengandalkan penyimpanan fisik tidak lagi cukup, dan

Renungan Jum’at

Oleh: Agus Mulyono (Dekan Fakultas Sains dan Teknologi) ADA SINERGI… ADA ENERGI Ada kalimat sederhana yang menarik yang disampaikan pak Menteri Agama pagi tadi di kampus UIN Maliki Malang, untuk bahan renungan: “ada sinergi.. ada energi”.Kampus sebenarnya penuh dengan energi. Ada energi dosen dengan ilmu dan pengalamannya, mahasiswa dengan kreativitasnya,

Dari Film Kartun Doraemon Tahun 1993, Kita Bisa Belajar Bahwa…

Oleh: Nurizal Dwi Priandani, M.Kom Kalau ingat Doraemon, mayoritas dari kita mungkin membayangkan kantong ajaib, pintu kemana saja, atau konyolnya kehidupan sehari-hari Nobita. Tapi pernahkah Anda menonton ulang film Nobita and the Tin Labyrinth yang dirilis tahun 1993? Jika ditonton hari ini, ada satu adegan yang terasa sangat menggelitik atau

Matahari Tidak Mengejar Bulan: Tentang Bergerak Tanpa Berlomba

Oleh: Khadijah Fahmi Hayati Holle, S.Kom., M.Kom. Ada momen ketika pencapaian orang lain tiba-tiba membuat kita mempertanyakan perjalanan sendiri. Melihat seorang teman lulus lebih dulu, kita mulai bertanya, “Kok saya belum?” Ketika seorang kolega memperoleh jabatan akademik, publikasinya bertambah, atau penelitiannya mendapat pengakuan, pertanyaan serupa muncul lagi. Di luar kampus

Kalau AI Bisa Menulis Kode, Mengapa Kita Masih Belajar Pemrograman?

Oleh: Nur Fitriyah Ayu Tunjung Sari, M. Cs Hari ini, membuat program terasa jauh lebih mudah dibandingkan beberapa tahun lalu. Cukup mengetikkan perintah seperti, “Buatkan program Java untuk mencari nilai terbesar dalam array” dalam hitungan detik kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) sudah dapat menghasilkan kode yang terlihat rapi dan

Menghidupkan Ruang Kelas: Mengintip Suasana Pembelajaran Interaktif Era Gen Z yang Seru dan Kolaboratif

Oleh: Tri Mukti Lestari, M.Kom MALANG — Suasana sunyi saat dosen menjelaskan materi di depan kelas satu arah kini perlahan menjadi kenangan masa lalu. Memasuki era Generasi Z (Gen Z), ruang-ruang perkuliahan di perguruan tinggi bertransformasi menjadi panggung diskusi yang dinamis, interaktif, dan sarat dengan pemanfaatan teknologi digital. Sebagai digital

MENJADI MAHASISWA DAN TANGGUNG JAWABNYA: LINGKUP AKADEMIK, KARAKTER, DAN KEBERMANFAATAN BAGI MASYARAKAT

Oleh: Ashri Shabrina Afrah, M.T Menjadi mahasiswa bukan hanya tentang memperoleh gelar akademik, melainkan tentang menjalani berbagai tanggung jawab dengan penuh kesungguhan. Mahasiswa harus menjalani proses perkuliahan dengan membangun akhlak, kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Hal inilah yang membuat proses pendidikan itu sendiri menjadi bermakna. Tanggung jawab utama mahasiswa adalah