
Oleh: Mubasyiroh, S.S, M.Pd.I Krisis iklim hari ini bukan sekadar persoalan suhu bumi yang naik beberapa derajat. namun cermin dari cara berpikir manusia modern yang memisahkan diri dari alam, seolah bumi cuma objek pasif untuk dieksploitasi habis habisan. dua istilah yang akan muncul diantaranya fisika kuantum yaitu cabang ilmu fisika
Oleh: Evi Nurus Suroiyah إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ“Sesungguhnya Kami yang menurunkan adz-Dzikr (Al-Qur’an), dan sesungguhnya Kami benar-benar menjaganya.”— Al-Qur’an, Surah Al-Hijr ayat 9 Di dunia Perpustakaan.. preservasi sering dipahami sebagai kegiatan menjaga koleksi agar tetap utuh: merawat buku, melestarikan manuskrip, mendigitalisasi arsip, mengelola data, dan memastikan informasi
Oleh: Rifqi Abqoriya, M.Pd Renungan Surat Al Imran Ayat 159 Di era ketika kecerdasan buatan mampu menjawab pertanyaan dalam hitungan detik, satelit memetakan bumi dengan presisi, dan teknologi menghubungkan manusia tanpa batas ruang, muncul satu pertanyaan yang layak direnungkan: apakah kemajuan teknologi juga membuat hati manusia semakin bijaksana? Allah Swt.
Oleh: Agus Mulyono Hijrah: dari Kesan Menuju Makna Muharram kembali hadir, membawa ingatan tentang hijrah. Namun hijrah bukan hanya kisah perpindahan yang terjadi berabad-abad lalu. Setiap zaman memiliki tantangannya sendiri, dan setiap generasi memiliki bentuk hijrahnya masing-masing. Jika dahulu manusia diuji oleh perjalanan yang panjang dan penuh risiko, hari ini
Oleh: Oky Bagas P, M. Pd. I Saat dini hari menjelang waktu subuh lantunan ayat Al-Qur’an berkumandang di masjid. Ayat-ayat yang terdengar berulang menyebut kata haqq mengantarkan pada refleksi mendasar, yaitu berita tentang kebenaran: kebenaran memiliki dua wajah. Ada kebenaran empiris yang bersifat nyata, dan ada kebenaran yg mengandung makna.
Oleh: Anita Sofia, M.A. Kesehatan mental mahasiswa sangat memengaruhi kelancaran proses akademik di era saat ini. Selain dituntut untuk mencapai target prestasi akademik, mahasiswa juga perlu menjalankan berbagai aktivitas di luar perkuliahan, seperti berorganisasi dan bersosialisasi dengan lingkungan baru. Pada umumnya, interaksi mahasiswa dengan civitas akademika di lingkungan kampus dapat
Oleh: Muhammad Cholid Zamzami., M.Pd Gagasan untuk mengintegrasikan Islam dan sains bukan lagi sekadar wacana akademis, melainkan sebuah kebutuhan mendesak bagi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) maupun Swasta (PTKIS) di Indonesia. Salah satu pemikir yang menawarkan fondasi kokoh dalam gerakan ini adalah Ziauddin Sardar melalui paradigma “Sains Islam”-nya. Sardar
Oleh: Adrenal Stezen, M.H Dosen kewarganegaran Pernahkah kita merenungkan apa artinya menjadi seorang warga negara di era ketika batasan teritorial dikaburkan oleh algoritma digital? Saat jempol di layar ponsel bisa memicu polarisasi politik atau menyebarkan hoaks dalam hitungan detik, kewarganegaraan bukan lagi sekadar perkara memiliki KTP atau paspor. Di sinilah
Oleh: M. Agus Budianto, S.Th.I, M.Ag Tulisan ini dibuat dari hasil perenungan atas fenomena perilaku manusia hari-hari ini yang seolah menyimpang dari kodratnya sebagai mahluk yang mengedepankan akhlakul karimah, mendayagunakan akal yang baik, santun, soleh, penuh kasih, berbuat kemaslahatan untuk manusia dan lingkungannya, serta senantiasa mendekatkan diri kepada sang Khaliqnya.
Oleh: Moh. Kamilus Zaman Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia yang kini mencapai lebih dari 240 juta jiwa, menyajikan sebuah lanskap sosioreligius yang unik, berlapis, dan kompleks terkait dinamika gender. Di mata dunia internasional, khususnya dalam narasi arus utama Barat, dunia Islam sering kali disederhanakan secara reduktif