
Malang-Program Studi Kimia kembali melaksanakan kegiatan rutinnya yang bertajuk Rihlah Qur’ani (14/9). Kegiatan ini merupakan agenda rutin, bulanan, dan menjadi salah satu bentuk komitmen Prodi Kimia dalam menumbuhkan nilai-nilai spiritual, memperkuat akhlak, serta mempererat ukhuwah antar civitas akademika.
Rihlah Qur’ani bukan sekadar forum keagamaan, namun juga wadah silaturahmi dan kebersamaan antara mahasiswa, dosen, dan jajaran pengelola program studi. Kegiatan ini rutin dilaksanakan secara bergilir di rumah dosen yang bersedia menjadi tuan rumah. Selain memberikan suasana yang lebih hangat dan kekeluargaan, sistem bergilir ini juga menjadi bentuk keterlibatan aktif dari para dosen dalam kegiatan non-akademik bersama mahasiswa.
Untuk September ini, Rihlah Qur’ani diselenggarakan di kediaman Ibu Suci Amalia. Kegiatan tersebut dihadiri oleh kurang lebih 30 peserta, yang terdiri dari perwakilan mahasiswa dari setiap angkatan, dosen, Ketua Prodi, serta pengurus HMPS Kimia. Antusiasme peserta tampak dari kehadiran yang cukup merata, baik dari sisi mahasiswa maupun dosen.
Acara dimulai dengan pembukaan dan sambutan dari Ketua Prodi Kimia, A. Ghanaim Fasya. Dalam sambutannya, dia menyampaikan, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi sarana untuk menyeimbangkan antara pengembangan intelektual dan spiritual. “Pentingnya membangun lingkungan akademik yang tidak hanya berorientasi pada prestasi ilmiah, tetapi juga diiringi dengan pembinaan karakter dan nilai-nilai keislaman,” tegasnya.
Agenda utama kegiatan meliputi pembacaan Al-Qur’an secara bergiliran, disertai dengan kajian singkat dan diskusi yang dipandu oleh salah satu dosen. Kajian difokuskan pada nilai-nilai yang relevan dengan kehidupan mahasiswa, seperti kejujuran, tanggung jawab, serta pentingnya menjaga semangat belajar dalam bingkai keimanan.
Dengan diadakannya Rihlah Qur’ani ini secara rutin, Prodi Kimia berharap nilai-nilai spiritual dapat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan akademik mahasiswa. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk pribadi unggul, tidak hanya dari segi keilmuan, tetapi juga dari sisi moral dan spiritual. (indah/sbr)





