MIU 登录

Riset Menyapa Petani: Mahasiswa Teknik Mesin FST Uji Teknologi Cerdas Pemantau Hama di Mojoagung

FST UIN Maliki Malang – (10/06/2026) Semangat riset dan inovasi terus ditumbuhkan di lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Dalam rangka persiapan mengikuti Lomba Riset Kompetitif Mahasiswa (RKM) FST Tahun 2026, tim mahasiswa Program Studi Teknik Mesin melakukan survei lapangan dan bimbingan intensif untuk mengembangkan teknologi peringatan dini serangan hama padi berbasis energi terbarukan.

Tim yang terdiri atas Nur Rizal Wahid, Azam Zamzami, Tito Jaya Wardana, Gading Aerlangga Chrisna, dan Mochammad Raden Isya Al Faqih Hasani mengusung proposal penelitian berjudul “Implementasi Light Trap Solar-Timer untuk Sistem Peringatan Dini Hama Padi di Kecamatan Mojoagung.” Penelitian tersebut dibimbing oleh Dhanang Suryo Prayogo, S.T., M.T., dosen Program Studi Teknik Mesin FST UIN Malang.

Sebagai tahapan awal penelitian, tim mahasiswa melakukan observasi langsung ke area persawahan di Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. Kegiatan survei ini bertujuan untuk memperoleh data lapangan terkait kondisi lahan pertanian, pola serangan hama padi, serta kebutuhan petani terhadap teknologi pemantauan hama yang lebih efektif dan mudah diterapkan.

Mojoagung dipilih sebagai lokasi penelitian karena merupakan salah satu wilayah pertanian yang memiliki potensi serangan hama cukup tinggi, terutama wereng batang cokelat dan penggerek batang padi yang selama ini menjadi ancaman serius terhadap produktivitas pertanian.

Selain melakukan pengumpulan data lapangan, para mahasiswa juga mengikuti serangkaian bimbingan intensif bersama dosen pembimbing dan dosen-dosen Program Studi Teknik Mesin. Dalam proses tersebut, mahasiswa mendapatkan arahan mengenai penyusunan proposal penelitian, penguatan kajian teori, penyempurnaan metodologi penelitian, hingga perancangan sistem mekanik dan kelistrikan yang akan diterapkan pada prototipe alat.

Teknologi yang dikembangkan berupa Light Trap Solar-Timer, yakni perangkap hama berbasis cahaya yang memanfaatkan energi surya sebagai sumber daya utama dan dilengkapi sistem pengatur waktu otomatis. Inovasi ini dirancang untuk membantu petani memantau populasi hama nokturnal secara lebih efektif sebagai sistem peringatan dini sebelum terjadi serangan hama yang lebih luas.

Keunggulan teknologi ini terletak pada kemampuannya beroperasi secara mandiri tanpa bergantung pada jaringan listrik maupun internet. Selain lebih hemat energi, penggunaan sumber daya surya juga menjadikan alat ini ramah lingkungan dan sesuai untuk diterapkan di wilayah pertanian pedesaan.

Dosen pembimbing penelitian, Dhanang Suryo Prayogo, S.T., M.T., menyampaikan bahwa kegiatan survei lapangan menjadi bagian penting dalam menghasilkan riset yang berbasis kebutuhan nyata masyarakat.

“Mahasiswa perlu memahami kondisi riil di lapangan agar solusi teknologi yang dikembangkan tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga benar-benar dapat diterapkan dan memberikan manfaat bagi petani,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya dilatih untuk menghasilkan karya ilmiah yang kompetitif, tetapi juga didorong untuk mengembangkan inovasi yang mampu menjawab tantangan di sektor pertanian. Pengembangan teknologi peringatan dini hama diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

Program Studi Teknik Mesin FST UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus berkomitmen mendorong mahasiswa aktif dalam kegiatan penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui partisipasi dalam Lomba Riset Kompetitif Mahasiswa Tahun 2026, diharapkan lahir berbagai inovasi unggulan yang tidak hanya berprestasi di tingkat kompetisi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan berkelanjutan. (Info-FST)

相关新闻

Artikel Terkait