تسجيل الدخول إلى MIU

Kegiatan Review Kurikulum Prodi PSI UIN Malang Perkuat Kompetensi Lulusan dan Kebutuhan Dunia Industri

FST UIN مالك مالكي مالانج – (21/08/2026) Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, terus memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan melalui kegiatan Review Kurikulum. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 21 Agustus 2026, pukul 08.00–11.00 WIB secara daring melalui Zoom, dengan melibatkan dosen Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi.

Review kurikulum menjadi momentum strategis bagi program studi untuk mengevaluasi dan mengembangkan struktur kurikulum agar semakin dinamis, adaptif, inovatif, serta relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan profesi informasi.

Salah satu pokok pembahasan dalam kegiatan ini adalah penguatan capaian pembelajaran lulusan dengan mengacu pada delapan kompetensi nasional APTIPI (Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Perpustakaan dan Informasi). Delapan kompetensi tersebut meliputi organisasi informasi, layanan informasi, sumber daya dan preservasi, teknologi informasi, manajemen dan kepemimpinan, penelitian, etika profesi, serta inovasi dan kewirausahaan.

Kerangka kompetensi tersebut menjadi landasan penting dalam memastikan lulusan Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi memiliki kemampuan yang sesuai dengan perkembangan profesi informasi.

Pembahasan juga mengaitkan kompetensi lulusan dengan kebutuhan profesi sebagaimana tercermin dalam Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Melalui pendekatan tersebut, kompetensi yang dibutuhkan dunia profesi dapat diterjemahkan ke dalam capaian pembelajaran lulusan dan selanjutnya diwujudkan melalui mata kuliah yang relevan.

Dalam diskusi yang berlangsung, pendidikan tinggi bidang perpustakaan dan sains informasi dipandang tidak lagi terbatas pada pembentukan kompetensi pustakawan. Lulusan juga memiliki peluang berkarier sebagai profesional informasi, termasuk dalam bidang kearsipan, pengelolaan dokumen, data, serta berbagai pekerjaan yang berkaitan dengan informasi dan pengetahuan.

Materi yang dipaparkan juga menyoroti perkembangan pendidikan Library and Information Science serta kebutuhan kompetensi profesional yang semakin luas. Penguasaan teknologi informasi, kemampuan mengelola dan menemukan kembali informasi, organisasi informasi, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi menjadi bagian penting dalam pembentukan profil lulusan.

Salah satu materi utama dalam forum disampaikan oleh Muhamad Prabu Wibowo, Ph.D. dengan tema “Diskusi Pengembangan Kurikulum Ilmu Perpustakaan, Kearsipan, dan Sains Informasi yang Dinamis, Adaptif, Inovatif, dan Relevan dengan Kebutuhan.”

Diskusi tersebut mendorong program studi untuk terus melihat perubahan kebutuhan keilmuan dan profesi informasi sebagai dasar dalam pengembangan kurikulum. Pengembangan kurikulum tidak hanya diarahkan pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan kompetensi yang dapat diterapkan dalam berbagai lingkungan kerja berbasis informasi.

Proses review juga menjadi ruang bagi dosen untuk memberikan masukan terhadap struktur kurikulum, relevansi mata kuliah, serta keterkaitan antara kompetensi yang dibutuhkan, capaian pembelajaran lulusan, dan mata kuliah yang diajarkan.

Ketua Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi, Nita Siti Mudawamah, M.IP. bersama jajaran dosen dan tim terkait turut mengikuti proses diskusi dan evaluasi tersebut. Keterlibatan dosen menjadi bagian penting untuk memastikan hasil review dapat diterjemahkan ke dalam pengembangan kurikulum yang sesuai dengan karakteristik dan visi akademik program studi.

Melalui kegiatan ini, Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi FST UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menegaskan komitmennya untuk terus melakukan continuous improvement dalam penyelenggaraan pendidikan. Kurikulum yang dikembangkan diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai ilmu perpustakaan dan informasi, tetapi juga siap menjadi profesional informasi yang kompeten, adaptif, beretika, inovatif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta dunia kerja di era transformasi digital. (Humas-FST)

أخبار ذات صلة

Artikel Terkait