تسجيل الدخول إلى MIU

​Menuju Kampus Ulul Albab: FST UIN Malang Matangkan Buku Pedoman Integrasi Sains-Islam

FST UIN مالك مالكي مالانج – (13/07/2026) – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus tancap gas dalam mengukuhkan jati dirinya sebagai institusi pendidikan tinggi Islam terkemuka yang memadukan keilmuan modern dengan nilai-nilai spiritual. Langkah strategis terbaru diambil melalui penyelenggaraan rapat intensif penyusunan Buku Pedoman Integrasi Sains-Islam, yang bertempat di Ruang Rapat Fakultas.
Rapat yang berlangsung dinamis dan sarat substansi akademik ini dihadiri langsung oleh pimpinan tertinggi fakultas. Hadir di antaranya Dekan FST UIN Malang, Dr. Agus Mulyono, Wakil Dekan 1 Bidang Akademik, Prof. Dr. Evika Sandi Safiri, serta jajaran dosen ahli di bidang Keislaman yang mengampu mata kuliah integratif di lingkungan FST.
Komitmen Mewujudkan Iklim Akademik Berbasis Tauhid

Dalam sambutan pembukaannya, Dekan FST menekankan bahwa penyusunan buku pedoman ini bukan sekadar pemenuhan administratif, melainkan sebuah keharusan ideologis untuk mewujudkan visi “Ulul Albab”.
“FST UIN Malang harus menjadi pelopor, bukan pengekor, dalam implementasi integrasi sains dan Islam. Kita tidak ingin melahirkan saintis yang kering dari nilai-nilai ketuhanan, atau sebaliknya, agamawan yang gagap terhadap perkembangan teknologi. Buku pedoman ini akan menjadi panduan teknis sekaligus filosofis bagi seluruh sivitas akademika,” tegas Dr. Agus Mulyono, Selalu Dekan FST.
Lahirnya Generasi Berakhlak dan Bertauhid Melalui Sains. Prof. Dr. Evika Sandi Safitri, selaku Wakil Dekan 1 Bidang Akademik, menambahkan bahwa buku pedoman ini akan merumuskan kurikulum, metode pengajaran, dan indikator capaian pembelajaran yang terukur untuk setiap program studi di FST.
“Harapan besar kita adalah terciptanya iklim akademik di mana diskusi tentang algoritma, struktur kimia, atau teori fisika, selalu bersanding harmonis dengan tadabbur ayat-ayat kauniyah. Kita ingin mahasiswa kita, melalui interaksinya dengan sains, semakin berakhak mulia dan bertauhid kuat. Inilah wujud nyata dari keilmuan yang bermanfaat dunia dan akhirat,” paparnya.
Rapat penyusunan ini menjadi ajang curah gagasan yang produktif antara para pimpinan fakultas dengan para dosen keislaman. Diskusi hangat terjadi mengenai bagaimana mengintegrasikan konsep-konsep Islam secara organik ke dalam mata kuliah sains murni, tanpa mengorbankan rigiditas metodologi ilmiah.
Dokumen akhir dari buku pedoman ini ditargetkan selesai dalam waktu dekat dan akan segera disosialisasikan kepada seluruh dosen dan mahasiswa FST UIN Malang, menandai babak baru dalam transformasi akademik menuju kampus Islam bereputasi internasional. (Info FST)

أخبار ذات صلة

Artikel Terkait